Minggu, 04 Desember 2016

PENGERTIAN FENOMENA HETEROCHROMIA

Apa itu heterochromia? Kalian tahu, nggak, apa artinya heterochromia? Heterochromia adalah suatu fenomena langka yang bisa saja terjadi pada manusia maupun binatang. Sejujurnya, heterochromia ini dimiliki oleh salah satu karakter dalam bukuku, yang punya mata kanan biru, mata kiri merah. Fenomena ini menyebabkan mata seseorang memiliki warna yang berbeda. Tenang, heterochromia ini bukan penyakit, kok. Sebenarnya, ada tiga jenis heterochromia.

Heterochromia sebagian: yakni fenomena heterochromia dimana seseorang memiliki mata dengan dua warna. Seperti kalian membelah telur dadar menjadi dua, seperti itulah heterochromia sebagian. Setengah bagian masing-masing memiliki warna berbeda.

Heterochromia tengah: yakni fenomena dimana seseorang juga memiliki dua warna dalam satu mata. Tapi ini, pusatnya berwarna beda, luarnya berwarna beda juga.

Heterochromia penuh: inilah dia mata heterochromia favoritku. Dalam satu mata tidak ada warna berbeda, namun dalam dua mata, masing-masing memiliki warna berbeda. Warna matanya sebelah-sebelah.
Sebenarnya, heterochromia disebabkan oleh DNA dan juga kelebihan/kekurangan melanin. Bisa juga karena penyakit berbahaya.

Oh, ya. Heterochromia juga bisa, lho, terjadi pada kucing atau anjing. Sekarang, aku ingin membahas tentang heterochromia pada kucing.
Biasanya, kucing pengidap heterochromia adalah kucing yang berbulu putih. Tapi, itu tak sepenuhnya benar juga, lho. Buktinya, ada kucing berbulu cokelat atau hitam yang mengidap heterochromia. Ini disebabkan karena masa pigmentasi pada kucing baru lahir tak berbarengan, sehingga jadi begini. Heterochromia iridis, inilah namanya. Tapi, pada kucing, kasus heterochromia lebih dikenal dengan nama odd-eye. 

Mitos melegenda dari kucing bermata odd-eye: cerita mitos ini tidak panjang. Katanya, kucing bermata odd-eye itu tuli sebelah matanya. Biasanya, yang disebut tuli adalah bagian mata yang berwarna biru. Tapi, itu tidak benar, tahu. Aku sudah pernah membuktikannya secara langsung. Saat itu, di suatu acara pernikahan, aku bertemu dengan seekor kucing garong putih yang memiliki mata odd-eye berwarna kuning-biru. Aku mencoba menjentikkan jariku ke telinga kucing yang sejajar dengan matanya yang berwarna biru. Alhasil, dia menengok, kok. Jadi, jangan terlalu percaya dengan mitos, ya. 

Mau mendengar soal heterochromia tentang anjing?
Inilah anjing heterochromia. Biasanya, anjing yang memiliki mata heterochromia adalah jenis Siberian Husky ataupun Alaskan Malamute. Ini memang bukan penyakit serius, seperti manusia. Tapi, beberapa kasus heterochromia pada anjing menandakan bahwa anjing itu menderita glukoma ataupun katarak. Namun dalam kasus heterochromia anjing yang normal, ini hanyalah varietasi warna mata.

So, bagi kalian yang punya mata heterochromia atau punya peliharaan bermata heterochromia, anggap aja ini keindahan dan keajaiban. Tapi, kalau ini memang penyakit, waspadailah, oke?

Sumber gambar: google.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REVIEW BUKU: HOLY MOTHER BY AKIYOSHI RIKAKO

Judul: Holy Mother Penulis: Akiyoshi Rikako Penerbit: Penerbit Haru Genre: mystery, thriller, crime Rating: 4.9/5 Buku yang ...